Langsung ke konten utama

PENEMUAN-PENEMUAN DALAM BIDANG BIOLOGI YANG BERMANFAAT BAGI MANUSIA

PENEMUAN-PENEMUAN DALAM BIDANG BIOLOGI YANG BERMANFAAT 
BAGI MANUSIA

  • Penemuan Vitamin
 Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan tubuh kita dalam jumlah kecil, biasanya kurang dari 0,01 gram per hari. Walaupun diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi vitamin merupakan senyawa yang sangat penting (vital) bagi tubuh kita, artinya kalau vitamin tersebut tidak terdapat dalam tubuh kita maka kesehatan tubuh kita akan terganggu. Vitamin-vitamin tersebut haus didatangkan dari luar tubuh karena tubuh kita tidak dapat menghasilkan vitamin. Dengan penemuan-penemuan vitamin maka kita dapat menyusun menu makanan yang baik sehingga tubuh kita dapat tetap sehat. Berikut ini disajikan tabel beberapa jenis vitamin, akibat yang diderita jika kekurangan dan sumber-sumber vitamin tersebut. 

  • Penemuan Hormon
 Hormon merupakan senyawa kimia yang tersusun atas protein. Hormon berfungsi mengatur aktivitas-aktivitas dalam tubuh antara lain metabolisme (pertukaran zat), pertumbuhan dan perkembangan, siklus reproduksi dan sekresi. Berbeda dengan vitamin, hormon dapat dihasilkan oleh tubuh kita sendiri. Hormon dihasilkan oleh kelenjar khusus yang disebut kelenjar endokrin. Kelenjar-kelenjar endokrin yang terdapat dalam tubuh merupakan suatu sistem yang disebut sistem endokrin. Hormon mempunyai efek yang spesifik (khusus) terhadap jaringan. Jaringan tersebut biasanya terletak agak jauh dari sumber hormon. Pengaruhnya kadang-kadang bersifat umum, dalam arti bahwa hormon dapat mempengaruhi tubuh secara ke seluruhan tetapi pada keadaan yang lain pengaruhnya terbatas dan sangat spesifik (Dardjat Sasmitamihardja. Dkk., 1974). Dengan demikian maka kelainan salah satu kelenjar endokrin dapat mengakibatkan kelainan pada bagian tubuh (jaringan) tertentu dan dapat pula mengakibatkan kelainan tubuh secara keseluruhan.

  • Penemuan Antibiotik
 Antibiotik yang pertama ditemukan adalah penicilin. Penicilin pertama kali ditemukan oleh Alexander Fleming pada tahun 1942. Penicilin tersebut ditemukan pada saat Alexander Fleming meneliti jamur Penicilium. Zat yang dihasilkan oleh jamur Penicilium tersebut, yang kemudian disebut penicilin ternyata mampu membunuh bakteri penyebab penyakit tanpa meracuni makhluk hidup di mana bakteri tersebut tinggal Penicilin tersebut kemudian dikembangkan secara besar-besaran untuk membantu mengobati para serdadu yang mengalami infeksi akibat perang dunia ke dua. Beberapa contoh antibiotik yang dihasilkan dari beberapa jenis jamur antara lain: Penicilin dihasilkan dari jamur Penicilium notatum dan Penicilliun chrysogenum. Streptomycin, dihasilkan dari jamur Streptomycetes sp. Chloromycetin, dihasilkan dari jamur Chloromycetes sp

  • Penemuan Genetika
 Orang pertama yang menaruh minat besar terhadap penelitian dalam bidang genetika adalah Gregor Mendel (1822-1884), seorang rahib Austria. Mendel mulai bekerja dengan menggunakan kacang ercis (Pisum sativum) di kebun miliknya. Sesungguhnya pada masa hidupnya belum diketahui, adanya pembawa sifat keturunan modern yang disebut gen. Mendel menyebutnya bahan genetis itu sebagai faktor penentu (determinan) atau disingkat dengan faktor. Pada saat ini telah diketahui bahwa sifat keturunan adalah gen. Gen terletak dalam lokus-lokus kromosom dan kromosom terletak dalam inti sel. Kromosom-kromosom hanya dapat diamati pada stadium-stadium tertentu dalam siklus hidup sel yaitu pada saat sel mengalami pembelahan. Gen-gen terlalu kecil untuk dilihat, walaupun dengan menggunakan mikroskop dengan perbesaran tinggi. Tetapi eksistensi pada gen-gen tersebut dapat dibuktikan dengan percobaan-percobaan persilangan. Pola-pola keturunan ternyata teratur dan dapat diramalkan, serta mempunyai prinsip-prinsip yang melandasinya. Yang perlu kita pahami adalah bahwa yang diturunkan oleh induk pada keturunannya bukanlah mata coklat, rambut keriting, kulit putih dan sebagainya, tetapi yang diturunkan oleh induk kepada keturunannya adalah gen yang mengawasi perkembangan sifat yang bersangkutan. Gen tidak dapat dilihat tetapi sifatnya dapat ditunjukkan. Jadi, studi genetika dilakukan dengan cara mempelajari sifat-sifat yang dapat dilihat pada generasi yang berurutan dari suatu makhluk hidup. Dari persamaan-persamaan dan variasi-variasi yang tampak, dibuat suatu analisis bagaimana gen-gen untuk suatu sifat tertentu diturunkan. 

 Genetika telah memberikan manfaat kepada manusia dalam banyak hal yang praktis misalnya dalam bidang pertanian dan peternakan telah dapat diperoleh berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang mempunyai sifat-sifat unggul. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang sangat besar, rekayasa genetika dalam bidang pertanian hendaknya difokuskan pada upaya penemuan padi unggul yang tahan hama, tahan terhadap kekurangan air, umur pendek, bulir banyak, rasa enak dan sebagainya. Jika ilmuwan kita mampu menghasilkan padi-padi tersebut maka kita tidak perlu impor beras yang konon banyak merugikan petani dan kita dapat meningkatkan upaya ketahanan pangan. Dalam bidang kedokteran genetika telah dapat digunakan untuk mendiagnosis suatu jenis penyakit (termasuk penyakit keturunan atau bukan) dan konsultasi genetis. Bahkan dalam hal-hal yang menyangkut hukum, pertimbangan-pertimbangan genetis merupakan dasar yang tidak boleh diabaikan dalam memecahkan masalah, misalnya pemecahan masalah dalam kriminalitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEL (Ruanglingkupbiologi-ireneyasinta)

Sel sebagai unit fungsional dan unit struktural terkecil pada organisme multiseluler akan selalu memperlihatkan ciri-ciri hidup, diantaranya adalah:  Mampu bereproduksi atau menghasilkan keturunan melalui pembelahan diri secara mitosis atau meiosis. Mampu memperoleh atau menghasilkan energi untuk kehidupannya melalui serangkaian proses respirasi sel di dalam mitokondria, energi ini berbentuk adenosin triphosphat (ATP).  Mampu memberikan respons/tanggapan terhadap stimulus/rangsang. Mampu melakukan pencernaan intra seluler (digestive) dan pengeluaran (ekskresi) melalui serangkaian. Mampu bertumbuh dan berkembang bahkan berdiferensiasi. Sel-sel anak hasil pembelahan sel (mitosis) akan tumbuh hingga mencapai ukuran tertentu, kemudian mulai berkembang, berdiferensiasi atau berspesialisasi (berubah bentuk menurut fungsi-fungsi tertentu). Sebagai contoh; di dalam tubuh manusia terdapat bermacam-macam sel yang berdiferensiasi menyusun suatu jaringan. Dari manakah berbagai macam...
Cabang Ilmu Biologi Objek kajian biologi meliputi manusia, hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme yang dapat dilihat dengan mata telanjang maupun dengan menggunakan bantuan alat, misalnya mikroskop. Biologi sebagai ilmu pengetahuan alam juga berkembang, sehingga objek kajian ilm u biologi semakin banyak. Para ilmuwan tidak sanggup lagi mempelajari secara mendalam seluruh kajian biologi sebagai satu objek studi yang akan dipelajari. Berdasarkan hal itu, maka ilmu biologi memiliki cabang ilmu spesifik dan objek kajian yang semakin khu sus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umumnya seseorang hanya mampu mendalami salah satu cabang ilmu. Ibarat pohon, ilmu biologi memiliki cabang - cabang.

Organisasi Kehidupan Tingkat Molekul dan Sel

Organisasi Kehidupan Tingkat  Molekul dan Sel   Para ahli biologi telah mempelajari tingkat-tingkat organisasi ini selama berabad-abad. Dalam abad ini dimana alat dan teknik sudah canggih, para biologiwan dapat menyingkap lebih jauh ke dalam kerumitan benda-benda hidup. Mikroskop elektron salah satunya, yang dapat menyingkapkan derajat struktur sub selular (organel) serta organisasinya. Perhatikanlah gambar 2 berikut ini, mikroskop cahaya dapat memperbesar benda/objek hingga 2000 kali, sedangkan mikroskop elektron dapat memperbesar benda/objek hingga 500.000 kali. Dengan alat dan teknik kimia pun, struktur sub selular (organel) ini dapat dipisahkan lagi menjadi makro molekul, molekul yang lebih sederhana, bahkan hingga atomatom (proton, neutron, dan elektron) yang membangunnya. Telah diketahui bahwa salah satu ciri yang paling khas pada organisme hidup adalah bahwa organisme dibangun oleh molekul yang mengandung atom karbon (C = carbon), hidrogen (H), da...