Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

PROFIL PEMBELAJARAN BIOLOGI

PROFIL PEMBELAJARAN BIOLOGI     Tentu pembelajaran biologi t idak harus selalu menggunakan lingkungan sebagai bahan, sumber, dan konteks pembelajaran. Pembelajaran dalam arti yang luas, yang mengandung nilai keefektifan yang tinggi, adalah yang langsung dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk dari lingkungan sekitar, bukan terbatas di dalam kelas. Pembelajaran biologi semestinya tidak hanya fokus pada aspek pemahaman atau pengertian, akan tetapi sampai pada tingkat kompetensi, yaitu dapat melakukan, dapat mengerjakan, dapat mempraktikkan, mengimplemen - tasikan atau menerapkan. Dalam kaitan ini, Wuryadi (2009) berpendapat pembelajaran mengandung konsekuensi untuk menciptakan kondisi agar memungkinkan siswa melakukan serangkaian kegiatan. Sifat pembelajaran menjadi sangat dinamis, terbuka, dan menumbuhkan partis ipasi aktif, akuntabilitas, responsibilitas, reflektif dan etis. Kegiatan seperti ini tidak dapat...

LINGKUNGAN DAN URGENSINYA DALAM MAPEL BIOLOGI

LINGKUNGAN DAN URGENSINYA DALAM MAPEL BIOLOGI   Wacana pembelajaran menggunakan lingkungan sebagai konteks dan sumber belajar, telah mengemuka seiring dengan meningkatnya tuntutan perbaikan kualitas pembelajaran. Pembelajaran b iologi yang mengakomodasi lingkungan untuk konteks dan sumber belajar, diyakini mampu memperbaiki kualitas pembelajaran biologi dan perbaikan hasil belajar para siswanya. Namun, berapa persen wacana itu terimplementasi; berapa persen implementasi wacana it u mampu menjawab tuntutan perbaikan tersebut, adalah menjadi pertanyaan yang menggelitik. Lingkungan menurut Munadjat D. (1984) adalah semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusi a berada dan mempengaruhi hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya. Dalam definisi yang lain, lingkungan diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda...

BIOLOGI SEBAGAI SAINS

BIOLOGI SEBAGAI SAINS Biologi merupakan bagian dari sains, sehingga apa yang berlaku pada bidang sains juga berlaku pada bidang biologi. Kalau dalam sains dikenal adanya tiga aspek, yang memberikan corak tersendiri bagi disiplin ilmu ini, ialah proses sains, produk sains, dan sikap sains, maka tentu tiga unsur ini juga dimiliki dan ditemukan dalam biologi. Proses sains mengarah pada suatu rangkaian langkah logis yang dilakukan oleh ilmuwan ketika ia ingin menjawab rasa ingin tahunya tentang alam, ketika ingin memperoleh solusi atas persoalan sains yang dihadapinya. Observasi, identifikasi masalah, perumusan hipotesis, melakukan eksperimen, pencatatan dan pengolahan data, pengujian kebenaran, serta menarik suatu kesi mpulan merupakan contoh unsur proses sains yang sering dolakukan oleh ilmuwan dalam bereksperimen (Carin & Sund, 1989; Jinks J., 1997).    Melalui langkah - langkah proses sains, akan diperoleh sejumlah penget...

Peta Konsep Biologi (Ireneyasinta)

Peran Biologi Bagi Kehidupan (ireneyasinta)

 Peran Biologi Bagi Kehidupan Biologi telah memberikan kontribusi yang nyata bagi kehidupan manusia. Berbagai penemuan dalam bidang Biologi telah berperan dalam menyejahterakan manusia. Berikut dijelaskan peran Biologi dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam bidang pertanian, kini telah banyak ditemukan bibit unggul seperti padi yang dapat dipanen beberapa kali dalam setahun. Bibit unggul ini ditemukan melalui metode kawin silang ataupun beberapa teknik yang didasari oleh Biologi. Berbagai jenis pupuk juga sudah banyak tersedia. Berbagai jenis pupuk tersebut dapat meningkatkan hasil pertanian. Dalam bidang kesehatan, telah banyak ditemukan berbagai jenis antibiotik. Seorang ilmuwan bernama Sir Alexander Fleming berhasil menemukan antibiotik pertama, yaitu penisilin. Antibiotik ini mampu mencegah infeksi yang terjadi pada luka. Sekarang ini, sudah banyak jenis antibiotik lainnya. Selain antibotik, dalam bidang kesehatan juga telah banyak ditemukan berbagai jenis obat. Biologi j...

Organ (Ruanglingkupbiologi-ireneyasinta)

Organisasi kehidupan tingkat ini tidak dimiliki oleh organisme uniseluler, tetapi hanya dimiliki oleh organisme multiseluler.  Sedangkan pada organisme multiseluler aktivitas hidup dilaksanakan oleh banyak sel yang terorganisasi atau teratur dan saling berhubungan dengan baik hingga menjadi satu kesatuan fungsi membentuk satu tubuh individu. Organisasi kehidupan setelah tingkat molekul dan sel adalah tingkat jaringan dan organ.  Jaringan adalah kumpulan sel-sel yang bentuknya sama untuk melaksanakan suatu fungsi tertentu. Sedangkan Organ adalah kumpulan beberapa jaringan yang mampu melaksanakan satu fungsi tertentu. Pada dunia hewan tingkat tinggi dan manusia terdapat 5 macam jaringan dasar penyusun tubuhnya. Kelima jaringan tersebut adalah jaringan: epitelium, otot, ikat/penghubung, tulang dan saraf. Sedangkan pada dunia tumbuhan terdapat 7 macam jaringan dasar penyusun tubuh. Ketujuh jaringan dasar tersebut adalah jaringan: epidermis, parenkima, kolenkima...

Manfaat Ilmu Biologi (ireneyasinta)

Adapun kemajuan IPTEK di bidang Biologi Sel dan Molekuler saat ini telah dapat memecahkan banyak persoalan di masyarakat. Misalnya, melalui serangkaian penelitian ahli-ahli Biologi telah dapat mengidentifikasi jenis virus HIV, virus SARS, ataupun virus flu burung yang akhir-akhir ini mewabah dan membuat kecemasan di kalangan masyarakat. Setelah diidentifikasi, para ahli pun kemudian melakukan serangkaian penelitian lagi dalam upaya pencarian vaksin atau obatnya. Para ahli biologi juga telah dapat mengetahui susunan DNA dalam sel dengan alat PCR (Polymerase Chain Reaction), dan berhasil mengidentifikasi gen-gen yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan organ tubuh tertentu pada mamalia. Akhir-akhir ini pun banyak beredar tanaman-tanaman transgenik (yaitu tanaman yang sel-selnya mengandung gen sisipan dari organisme lain dengan tujuan tertentu). Dengan teknik transgenik, tanaman dapat direkayasa memiliki kemampuan mengikat Nitrogen bebas dari udara tanpa harus diberikan pupuk. Ataupu...

SEL (Ruanglingkupbiologi-ireneyasinta)

Sel sebagai unit fungsional dan unit struktural terkecil pada organisme multiseluler akan selalu memperlihatkan ciri-ciri hidup, diantaranya adalah:  Mampu bereproduksi atau menghasilkan keturunan melalui pembelahan diri secara mitosis atau meiosis. Mampu memperoleh atau menghasilkan energi untuk kehidupannya melalui serangkaian proses respirasi sel di dalam mitokondria, energi ini berbentuk adenosin triphosphat (ATP).  Mampu memberikan respons/tanggapan terhadap stimulus/rangsang. Mampu melakukan pencernaan intra seluler (digestive) dan pengeluaran (ekskresi) melalui serangkaian. Mampu bertumbuh dan berkembang bahkan berdiferensiasi. Sel-sel anak hasil pembelahan sel (mitosis) akan tumbuh hingga mencapai ukuran tertentu, kemudian mulai berkembang, berdiferensiasi atau berspesialisasi (berubah bentuk menurut fungsi-fungsi tertentu). Sebagai contoh; di dalam tubuh manusia terdapat bermacam-macam sel yang berdiferensiasi menyusun suatu jaringan. Dari manakah berbagai macam...

MOLEKUL (Ruang Lingkup Biologi-ireneyasinta)

Tubuh organisme hidup tersusun atas molekul organik, yaitu molekul yang mengandung atom karbon (C), hidrogen (H), dan aksigen (O). Molekul organik ini ada 4 macam atau golongan yaitu: 1. Molekul lipid.  Molekul ini mengandung sejumlah besar atom karbon, hidrogen, serta oksigen, dan kadang kala ditambah Nitrogen dan Posfor. Di dalam sel terdapat bermacam jenis lipid, diantaranya adalah lemak, fosfolipid dan steroid Lemak, baik lemak jenuh (yang berasal dari hewan) maupun lemak tak jenuh (yang berasal dari minyak tumbuhan) merupakan sumber cadangan energi bagi organisme hidup. Fosfolipid merupakan bagian penting penyusun membran sel. Steroid misalnya kolesterol merupakan bahan baku pembuatan garam-garam empedu, vitamin D dan beberapa hormon (estrogen, progesteron, dan testosteron). Garam-garam empedu penting untuk mengemulsi lemak agar lemak yang kita makan dapat tercerna dan terserap usus kita. Bila kadar kolesterol dalam darah berlebihan akan menjadi penyebab utama peyakit ...

Organisasi Kehidupan Tingkat Molekul dan Sel

Organisasi Kehidupan Tingkat  Molekul dan Sel   Para ahli biologi telah mempelajari tingkat-tingkat organisasi ini selama berabad-abad. Dalam abad ini dimana alat dan teknik sudah canggih, para biologiwan dapat menyingkap lebih jauh ke dalam kerumitan benda-benda hidup. Mikroskop elektron salah satunya, yang dapat menyingkapkan derajat struktur sub selular (organel) serta organisasinya. Perhatikanlah gambar 2 berikut ini, mikroskop cahaya dapat memperbesar benda/objek hingga 2000 kali, sedangkan mikroskop elektron dapat memperbesar benda/objek hingga 500.000 kali. Dengan alat dan teknik kimia pun, struktur sub selular (organel) ini dapat dipisahkan lagi menjadi makro molekul, molekul yang lebih sederhana, bahkan hingga atomatom (proton, neutron, dan elektron) yang membangunnya. Telah diketahui bahwa salah satu ciri yang paling khas pada organisme hidup adalah bahwa organisme dibangun oleh molekul yang mengandung atom karbon (C = carbon), hidrogen (H), da...

Objek Biologi

Objek yang dipelajari dalam Biologi mencakup seluruh organisme hidup (komponen biotik) beserta lingkungannya (komponen abiotik). Komponen biotik merupakan unsur yang meliputi semua makhluk hidup. Adapun komponen abiotik adalah seluruh unsur makhluk tak hidup. Organisme hidup sebagai komponen biotik dan lingkungannya sebagai komponen abiotik, dipelajari dalam Biologi baik secara terpisah maupun dalam satu kesatuan. Kedua komponen tersebut terdiri atas objek yang berbeda-beda. Komponen biotik yang dipelajari sebagai objek Biologi mencakup seluruh organisme hidup, yang terdiri atas lima kingdom. Lima kingdom tersebut adalah Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Setiap kingdom ini memiliki ciri khas masing-masing yang berbeda. Hal tersebut menjadi objek yang sangat menarik untuk dipelajari sebagai bahan kajian di dalam mempelajari Biologi. Bagaimana dengan Virus? Virus adalah makhluk dengan ciri yang khas. Ia memiliki ciri-ciri seperti makhluk hidup, namun juga memiliki ciri...

PENEMUAN-PENEMUAN DALAM BIDANG BIOLOGI YANG BERMANFAAT BAGI MANUSIA

PENEMUAN-PENEMUAN DALAM BIDANG BIOLOGI YANG BERMANFAAT  BAGI MANUSIA Penemuan Vitamin   Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan t ubuh kita dalam jumlah kecil, biasanya kurang dari 0,01 gram per ha ri. Walaupun diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi vitamin merupakan senyaw a yang sangat penting (vital) bagi tubuh kita, artinya kalau vitamin ters ebut tidak terdapat dalam tubuh kita maka kesehatan tubuh kita akan terganggu . Vitamin-vitamin tersebut haus didatangkan dari luar tubuh karena tu buh kita tidak dapat menghasilkan vitamin. Dengan penemuan-penemuan vita min maka kita dapat menyusun menu makanan yang baik sehingga tubuh kita dapat tetap sehat. Berikut ini disajikan tabel beberapa jenis vitamin, akibat yang diderita jika kekurangan dan sumber-sumber vitamin tersebut.  Penemuan Hormon   Hormon merupakan senyawa kimia yang tersusun atas p rotein. Hormon berf...

Hubungan Ilmu Biologi Dengan Ilmu Lainnya

 Hubungan antara Biologi dengan Matematika    Matematika sangat membantu dalam penelitian-penelit ian biologi. Matematika diperlukan sebagai alat untuk menafsirka n basil penelitian- penelitian tersebut. Misalnya pada persilangan mono hibrid (persilangan dengan atau sifat beda) antara kacang ercis berbung a merah dengan ercis berbunga putih, maka dengan bantuan matematika akhi rnya Mendel memperoleh kesimpulan bahwa pada keturunan kedua di peroleh hasil perbandingan fenotip adalah kacang ercis berbunga m erah dengan kacang ercis berbunga putih = 3:1. Yang dimaksud dengan pe rbandingan fenotip adalah perbandingan sifat yang tampak (dapat diamat i) oleh mata. Masih ingatkah Anda bagaimana, cara memperoleh angka-angk a perbandingan tersebut? Kalau Anda agak lupa, coba pelajari kembali buku Bi ologi SMA jilid 3. Selain diperlukan dalam penelitian bidang ge...